5 Pesepakbola Superstar Ini Patut Dapatkan Team Lebih Baik

Sejumlah klub-klub sepak bola di Eropa yang hoki di isi oleh semua pemain bintang Malah, terdapat pesepakbola yang dapat dibilang terlampau cantik bagi timnya sekarang ini. pemain ini semestinya temukan tim lebih baik. Pesepakbola bintang tersebut sering jadi penentu keunggulan timnya. Pesepakbola ini dapat saja angkat kaki ke klub lain sekaligus sudah mendapat banyak sekali tawaran. Pesepakbola superstar ini sebagian besar bermain untuk tim kelas tengah.Sebagian besar pesepakbola tersebut perkuat kesebelasan papan tengah. Domenico Berardi misalnya. Dia merupakan salah satu penyerang muda cukup berpotensi yang berada di Eropa. Tetapi dia hanya bermain untuk Sassuolo yang sukar menembus ke Eropa. Berardi memiliki ketajaman amazing malah pernah jadi punggawa muda sangat menyengat di musim lalu. Musim yang lalu misalnya saat dia sumbang 5 gol dan 9 assists demi klub. Maka, tidak hanya Berardi, terdapat nama yang lainnya yang diasumsikan begitu bagus bagi klubnya sekarang ini. Siapa sajakah pesepakbola superstar yang dimaksud? Berikut ini potongan daftarnya yang dipublikasilkan disini dihalaman artikel berita bolanya:

Naby Keita: Red Bull Salzburg

Naby Keita ialah midfielder modern yang dipunyai RB Salzburg. Punggawa berdarah Guinea itu menjalani semuanya agar mendapatkan lagi bola dari musuh dan akhirnya meluncurkan ke depan lewat aksi giringan bolanya yang sangat bagus. Keita tergolong special. Kenapa demikian? Baru berumur 22 tahun, dia menyelesaikan musim lalu di Bundesliga dari 8 gol dan 7 assist. Tetapi statistik mengagumkan ini tidaklah menjadikannya memperoleh piala. Barangkali sekarang yang sangat ideal untuk Keita agar hijrah ke tim yang sedikit kompetitif ke liga yang ekstra kompetitif.

Virgil van Dijk: Southampton

Van Dijk ialah raksasa, tinggi dan menonjol dari sisi fisik. menjadi bek tengah, dia merupakan mimpi buruk tiap penyerang yang coba untuk menyerang pertahanan yang dijaganya. Defender Belandang itu begitu kuat didalam duel udara dan menelaah permainan-permainan musuh. Pemain berumur 26 tahun itu tak jarang kali berlaga jadi playmaker dari belakang menggunakan visinya bagus, menyuplai kawan setimnya yang menggunakan bola panjang demi meraih lini penjagaan musuh. Ringkasnya, Virgil van Dijk merupakan bek modern yang merupakan dambaan untuk tiap manajer. Disayangkan sekali dia belum mendapatkan piala resmi semenjak 2015.

Jean Michel Seri: Nice

Jean Michel Seri sudah menjadi atensi khusus untuk beberapa musim belakangan. Malah, di umurnya yang telah 26 tahun, dia belum mendapatkan piala resmi didalam karier sepak bolanya. Pada kenyataannya Seri adalah midfielder kokoh yang dapat berlaga di hampir seluruh posisi di garis tengah. Dia dapat berfungsi yang menjadi midfielder yang dapat memutus gempuran musuh, dan sanggup mengelola permainan-permainan klubnya dengan cara menyeluruh. Dari mana tim musti memulai serangan, waktu seperti apa yang musti dimainkan, dan siapa sajakah yang akan dilibatkan didalam gempuran, kesemuanya bergantung terhadapnya. Jika didalam istilah di Italia, dia mempunyai fungsi “regista”. Pemain Pantai Gading itu sudah menghasilkan 7 gol dan membikin 9 assist didalam laga Ligue 1 musim lalu. Berdasarkan media Catalan Sport, FC Barca tetap tertarik kepada Seri, dan ini ingin sebagai peluang tepat untuknya demi mendapat piala didalam karier.

Radja Nainggolan: AS Roma

Walaupun sudah jadi salah satu gelandang berkelas di mancanegara, Radja Nainggolan tidak pernah mendapatkan piala resmi didalam karier profesionalnya. Bersama dengan AS Roma, dia hanya menjadi bayang-bayang Juve. Pesepakbola berdarah Belgia itu sungguh-sungguh melaksanakan semuanya di medan pertempuran. Diawali dari mendapatkan, menghalau bola di bawah desakan, dan mengakhiri gempuran dengan keterampilan menghasilkan golnya. Nainggolan menghasilkan 11 gol dan memberikan 5 assist di liga Italia musim lalu. Tetapi upayanya tidak dihargai dengan piala apapun. Barangkali inilah momen yang pas untuk mengawali satu petualangan baru untuknya.

Alexis Sanchez: Arsenal

Alexis Sanchez merupakan salah satu pesepakbola paling baik mancanegara dan diasumsikan berada di antara para pesepakbola elit di posisinya. Pada tahun 2016/2017, pesepakbola berdarah Cile itu mempunyai musim terbaiknya, finish dengan 24 gol dan 10 assist di Liga Inggris. Tidaklah diragukan lagi, itu merupakan salah satu musim yang begitu spektakuler untuknya. Tetapi, Arsenal cuma dapat mendukungnya dari Piala FA, dan bahkan pernah diporak-porandakan jawara Jerman, FC Bayern dengan kedudukan agregat 2-10 yang sangat memalukan di Liga Champions. Sosok pesepakbola dengan bakat semacam Alexis pun sepantasnya jadi bagian dari pada klub yang menjadi pemenang Liga Champions. Oleh karena itu, masa depannya saat ini tetap belum jelas sebab dia belum tanda tangan klausul baru.