MotoGP Jepang 2018 – Start Kesembilan, Valentino Rossi Kambing Hitamkan Timnya

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, menyayangkan pencapaian negatif yang diperolehnya di kualifikasi MotoGP Jepang.

Valentino Rossi cuma bisa bertengger pada tempat ke 9 di sesi yang berjalan di Twin Ring Motegi, Jepang, Sabtu (20/10/2018).

Padahal pebalap berkebangsaan Italia ini pada awalnya main baik di pelatihan bebas ke 3 (FP3).

Soal pencapaian negatif yang dimiliki, Valentino Rossi mengatakan apabila taktik yang digunakan tak berlangsung sesuai rencana.

“Kami membuat blunder di garasi dengan ban belakang ke 2. Ban itu tak punya grip, ” tutur Valentino Rossi dilansir BolaSport. com melalui GPOne.

“Baris ke 3 amat disayangkan sebab aku harusnya dapat membenahi rekor waktu babak aku, ” jelasnya.

Pemegang 9 jadi jawara dunia ini yakin jika harusnya ia dapat mengawali balapan dari baris ke 2.

Tapi, ia memutuskan untuk masih berperilaku bagus walau timnya berbuat blunder.

“Ketika semuanya berlangsung buruk, tentu semuanya jadi setingkat lebih sukar, ” tutur Rossi melanjutkan.

“Itu blunder kecil. Aku kira tim lainnya terkadang pun membikin blunder, ” tambahnya.

Pada lain sisi, pebalap Yamaha Tech3, Johann Zarco, bisa mendapat pencapaian setingkat lebih bagus ketimbang pebalap yang dijuluki The Doctor ini.

Johann Zarco bakal mengawali balapan hari Pekan dari baris paling depan bareng Andrea Dovizioso serta Jack Miller.

Firza Andika Beberkan Soal Kesempatan Berlatih di Eropa

Pemain bertahan timnas U-19 Indonesia, Firza Andika, mengakui bersyukur boleh mendapat peluang latihan di salah satu tim Belgia, AFC Tubize.

Bintang PSMS Medan ini juga berniat takkan membuang peluang permata itu.

“Kalau lolos, aku akan bermain di sana. Makanya, aku seharusnya terus berlatih keras serta berdoa supaya dapat menembus Liga Belgia, ” tutur Firza Andika.

Firza Andika lantas menceritakan bagaimana proses ia bisa mendapat undangan latihan pada Belgia. “Saya memiliki agen serta kebetulan NorthCliff mendapat undangan ini. Mereka ingin cari aku tim di luar negara apabila aku bersungguh-sungguh untuk berlaga sepakbola, ” kata bintang berumur 19 musim itu.

Firza Andika mengatakan akan berlatih sepanjang latihan demi mengabulkan impiannya berkarier pada Eropa.

“Makanya aku takkan sia-siakan peluang itu. Menembus Eropa merupakan mimpi aku, ” katanya “Saya pun telah mulai pelatihan bala bantuan sendiri kala masa kosong. Aku pun terus berdoa, ” sambungnya.

Sekarang, Firza tengah gabung bersama tim nasional U-19 Indonesia. Ia bareng tim nasional U-19 belum lama berakhir melakukan pertandingan persahabatan vs Yordania pada Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu sore.

Di partai itu, Firza jadi pahlawan hasil positif Garuda Nusantara bersama menyarangkan 2 skor hingga Indonesia dapat unggul 3-2.

Laga vs Udinese Jadi Performa Paling Baik Juventus Musim Ini

Juru tak-tik Juventus, Massimiliano Allegri, mengatakan jika hasil positif vs Udinese di giornata kedelapan Liga Italia 2018-2019 adalah performa paling baik kesebelasannya musim kali ini.

Bianconeri lagi-lagi mendapat pencapaian postif ketika bertamu ke kandang Udinese di Stadion Friuli pada Sabtu (6/10).

Tim asuhan Massimiliano Allegri berhasil membawa 3 angka usai menghajar kesebelasan tuan rumah dengan kedudukan 0-2.

2 goal Si Nyonya Tua dilesakkan oleh wonderkid potensial Juventus, Rodrigo Bentancur saat laga sudah berjalan hingga menit ke-30 serta superstar mereka, Cristiano Ronaldo (37′).

Dilansir BolaSport. com melalui Sky Sports Italia, tentang pencapaian ini, Massimiliano Allegri mengakui puas serta mengatakan performa Juvetus di pertandingan itu merupakan yang paling hebat pada kompetisi musim ini.

“Kami sudah bekera keras guna menegaskan mampu memulai kompetisi musim dengan positif. Sukar berlaga berhadapan dengan Udinese, aku kira team saya menunjukkan penampilan paling baik musim ini, ” tutur Massimiliano Allegri.

“Memang beberapa resiko yang seharusnya team saya terima, pemain-pemain sudah memperlihatkan gairah yang mengesankan kala berlaga. Mereka mengerti seharusnya bagaimana, kadang kami berpikir senang usai menyarangkan goal serta unggul di pertandingan, namun bukan buat permainan kali ini, ” Tutur Allegri sedang.

Lebih lanjut, manajer berkebangsaan Italia berumur 51 tahun itu pun mengakui terkesima oleh performa wonderkid Rodrigo Bentancur.

Pesepak bola 21 tahun ini disebut sudah berlaga cocok dengan ekspektasi Allegri.

“Rodrigo Bentancur membikin aku terkesima, berlaga menjadi pemain berposisi gelandang ia bisa menyadari strategi serta teknis performa team saya, ” tutur Allegri.

Hasil positif itu menjadikan Bianconeri tidak menelan kekalahan sampai matchday kedelapan Liga Italia.

Tambahan 3 poin juga makin mengokohkan tempat Si Nyonya Tua di pucuk klasemen sementara.